Desa Berembeng
Kecamatan Selemadeg, Kabupaten TABANAN
Revitalisasi Pertanian Berembeng: Proyek Irigasi Tersier Subak Lanyah Bajera III Anggaran APBDesa Perubahan 2025
Komitmen Desa Berembeng untuk Ketahanan Pangan
Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi dan budaya masyarakat setempat. Melalui kebijakan alokasi dana desa yang strategis, Pemerintah Desa (Pemdes) Berembeng berhasil merealisasikan program penting berupa Pemeliharaan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana di wilayah Subak Lanyah Bajera III ( Munduk Desa).
Proyek vital ini didanai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Perubahan Tahun Anggaran 2025, mencerminkan respons cepat Pemerintah desa terhadap kebutuhan mendesak para petani anggota Subak untuk memastikan distribusi air yang optimal ke sawah-sawah.
🏗️ Pelaksanaan Proyek dan Manfaat Langsung
Proyek pemeliharaan saluran irigasi tersier ini memiliki peranan krusial karena jaringan irigasi tersier adalah jalur terakhir yang menyalurkan air dari saluran sekunder langsung ke petak-petak sawah petani.
Fokus dan Tujuan Kegiatan
- Lokasi: Subak Lanyah Bajera III (Munduk Desa).
- Jenis Kegiatan: Pemeliharaan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana, yang kemungkinan besar berupa perbaikan, pelaburan, atau pengerabatan beton pada saluran yang rusak atau bocor.
- Tujuan Utama:
- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran air irigasi, mengurangi kebocoran, dan memastikan volume air yang cukup sampai ke lahan pertanian.
- Mendukung kelancaran aktivitas pertanian dan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas hasil panen.
- Memperkuat sistem Subak sebagai organisasi tradisional pengairan yang diakui sebagai warisan budaya dunia.
Proses Pengerjaan
Pengerjaan proyek ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Berembeng, melibatkan partisipasi aktif dari Prajuru Subak Lanyah Bajera III dan masyarakat setempat. Sinergi antara Pemdes, TPK, dan Subak ini memastikan bahwa desain dan pelaksanaan proyek benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lapangan.
Dengan memanfaatkan Dana Desa yang dialokasikan dalam APBDesa Perubahan 2025, proyek ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga mempererat gotong royong dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap pembangunan di desanya.
📈 Dampak Jangka Panjang bagi Subak
Revitalisasi irigasi tersier di Subak Lanyah Bajera 3 ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkesinambungan:
- Peningkatan Kualitas Air: Saluran yang diperbaiki mencegah kontaminasi dan mengurangi erosi.
- Pengurangan Biaya Operasional: Saluran yang kokoh meminimalkan kebutuhan perbaikan rutin, mengurangi beban biaya bagi Subak.
- Ketahanan Pangan Lokal: Jaminan ketersediaan air yang stabil adalah kunci suksesnya pola tanam dan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan di Desa Berembeng.
Keberhasilan proyek ini adalah bukti nyata bahwa alokasi APBDesa yang tepat sasaran, terutama untuk sektor fundamental seperti pertanian, dapat memberikan manfaat langsung dan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat desa.


